PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikolinguistik

aglutinasi

agglutination

Ringkasan Singkat

Dalam linguistik, proses pembentukan kata dengan menggabungkan beberapa morfem yang tetap tidak berubah bentuknya selama proses tersebut.

Aglutinasi dalam linguistik merujuk pada penciptaan kata melalui kombinasi beberapa morfem yang tetap secara substansial tidak berubah bentuk aslinya selama proses penggabungan. Sebagai contoh dalam bahasa Inggris, kata unbeatable dibentuk melalui aglutinasi dari morfem un-, beat, dan -able. Setiap bagian (morfem) memberikan kontribusi makna yang jelas dan tetap dapat diidentifikasi secara terpisah meskipun sudah menyatu menjadi satu kata utuh.

Proses ini berbeda dengan bahasa fusi, di mana morfem-morfem sering kali melebur sehingga batas antarmorfem menjadi tidak jelas. Pemahaman tentang aglutinasi penting dalam psikolinguistik untuk memahami bagaimana otak memproses, menyimpan, dan menyusun kata-kata kompleks selama komunikasi. Kemampuan untuk membongkar dan menyusun morfem-morfem ini merupakan bagian dari kesadaran morfologis seseorang.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Crystal, D. (2008). A Dictionary of Linguistics and Phonetics. Blackwell Publishing.
  • APA Dictionary of Psychology.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback